Guru Penggerak

Posted on

Guru Penggerak – Salah satu bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Guru Penggerak merupakan program pelatihan, identifikasi pembibitan calon pemimpin-pemimpin pendidikan dimasa depan menjadi agen pendidikan sebagai calon-calon kepala sekolah, calon pengawas sekolah, calon pelatih pendidikan yang mewujudkan generasi unggul di Indonesia.

Pengertian Guru Penggerak

Guru Penggerak adalah program yang berfokus pada dampak hasil belajar peserta didik melalui pengembangan kepemimpinan guru. Selain itu, sebagai ujung tombak perubahan transformasi pendidikan.

Secara objektif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengemukakan bahwa tujuan dari Merdeka Belajar ada pada pencerminan Profil Pelajar Pancasila terdiri dari:

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Kreatifitas adalah peserta didik mempunyai kemampuan berkarya dan selalu senantiasa berinovasi
  3. Gotong Royong
  4. Berkhebinekaan global bahwa peserta didik mempunyai rasa cinta akan keberagaman nasional dan mempunyai rasa hormat terhadap keberagaman,
  5. Kemampuan bernalar kritis
  6. Mandiri secara proaktif dalam melaksanakan belajar ataupun bekerja.

Kompetensi yang Harus Dimiliki Guru Penggerak

Guru Penggerak sebagai pendorong transformasi pendidikan memiliki perbedaan peran dengan tenaga pendidik yang baik dan jago mengajar di dalam kelas.

Walaupun demikian, peranan tenaga pendidik itu tidak hanya sebatas pada mendorong peningkatan prestasi akademik peserta didik, mengajar dengan kreatif dan inovatif, serta mengembangkan diri secara aktif.

Guru Penggerak itu bukan hanya mempunyai karakteristik tenaga pendidik yang baik tetapi punya kemauan untuk melakukan perubahan, mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik (Profil Pelajar Pancasila).

Baca Juga :  Kegunaan SEO dan Cara Kerja

Bagaimana merubah suasana aktivitas belajar untuk menjadikan Profil Pelajar Pancasila, menjadi pelatih (coach/mentor) bagi tenaga pendidik lain untuk pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, dan menjadi teladan dan agen transformasi bagi ekosistem pendidikan.

Harus berdampak kepada sekolah tempat dia mengajar, maupun pada unit-unit sekolah yang lain. Berdasarkan uraian diatas, dapat ditarik kesimpulan kompetensi yang harus dimiliki oleh Guru Penggerak adalah:

  1. Kompetensi dalam menggerakkan komunitas belajar untuk rekan tenaga pendidik di sekolah dan di wilayahnya
  2. Kompetensi dalam pengembangan pembelajaran di sekolah, kompetensi peningkatan kepemimpinan peserta didik di sekolah
  3. Kompetensi untuk membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar tenaga pendidik dan pemangku kepentingan di dalam dan di luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, serta
  4. Kompetensi menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well being ekosistem pendidikan di sekolah.

Pendidikan Guru Penggerak

Pendidikan dilakukan melalui pendekatan andragogi (pembelajaran orang dewasa) dan berbasis pengalaman :

  1. Proses rekrutmen calon dilakukan secara besar-besaran membuka peluang bagi guru terbaik bagi guru PNS maupun guru honorer dengan memasukkan aplikasi masing-masing dari calon
  2. Pendidikan Guru Penggerak, mempunyai programnya untuk melakukan pendidikan.
  3. Setelah lulus baru menjadi Guru Penggerak yang akan menjadi generasi baru pemimpin Pendidikan
  4. Guru-guru akan bisa berdampak besar di dalam lingkungan sekolahnya dan juga menjadi bibit-bibit menjadi kepala sekolah penggerak, pengawas penggerak dan pelatih  penggerak 

Proses Pendidikan dan penilaian berbasis dampak dan bukti :

  1. Guru Penggerak belajar ditempat kerja dan refleksi sebesar 70 %
  2. Belajar dari rekan dan guru lain sebesar 20 %
  3. Pelatihan bersama fasilitator dan narasumber sebesar 10 %

Sehingga penilaian menyeluruh berasal dari :

  1. Penugasan mandiri dan kelompok
  2. Umpan balik dari rekan sejawat, fasilitator, dan kepala sekolah
  3. Peningkatan hasil belajar peserta didik 
Baca Juga :  Penjelasan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Modul-modul Pendidikan terdiri dari :

Paket 1, berisi paradigma dan visi guru penggerak meliputi :

  1. Refleksi filosofi Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara
  2. Nilai-nilai dan peran
  3. Visi
  4. Membangun budaya positif di sekolah

Paket 2, berisi praktik pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik meliputi 

  1. Pembelajaran berdiferensiasi
  2. Pembelajaran sosial dan emosional
  3. Coaching

Paket 3, berisi pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah 

  1. Pengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran 
  2. Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya
  3. Pengelolaan program sekolah yang berdampak pada peserta didik

Keuntungan Menjadi Guru Penggerak

Keuntungan menjadi Guru Penggerak adalah 

  1. Pengalaman belajar mandiri dan kelompok terbimbing, terstruktur, dan menyenangkan
  2. Pengalaman belajar bersama dengan rekan tenaga pendidik lain yang sama-sama lolos seleksi program
  3. Pengalaman mendapatkan bimbingan / mentoring dari pengajar praktik (pendamping) pendidikan
  4. Mendapatkan komunitas belajar yang baru
  5. Mendapatkan sertifikat pendidikan 306 JP dan piagam.

Keuntungan Guru Penggerak bagi pemerintah daerah yaitu :

  1. Program pendidikan calon pemimpin pendidikan masa depan
  2. Mendorong pembelajaran yang semakin berkualitas dan berpusat kepada peserta didik 
  3. Meningkatnya kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan

Motivasi Mengikuti Program Guru Penggerak

Motivasi untuk menjadi Guru Penggerak bahwa bukan suatu hal yang mudah, ini merupakan proses yang sangat ketat dan intensif, bukan hanya status menjadi tetapi Guru Penggerak ini mempunyai tanggungjawab yang lebih dari menjadi guru sekarang.

Pastilah kita akan bertanya apakah kita tidak ingin berdampak kepada komunitas yang lebih besar, juga mempunyai keinginan pemimpin suatu sekolah suatu saat nanti? Jikalau anda ingin melakukan perubahan pada komunitas yang lebih besar maka bergabunglah.

Rekomendasi Mendaftar Guru Penggerak

Informasi tentang surat ijin, surat rekomendasi, pakta integritas dan pengumuman seleksi calon Guru Penggerak dan Pengajar Praktik, dan informasi lainnya dapat di unduh di sini :https://s.id/HiHQB

Baca Juga :  Cara Meningkatkan Traffic Blog Dengan Cepat

Akhir Kata

Sebelum menjadi Guru Penggerak setiap kita harus bertanya pada diri masing-masing untuk apa kita menjadi seorang tenaga pendidik yang hanya berkreasi dan berinovasi  di dalam kelas saja? Jika iya, berarti kita sudah menjadi tenaga pendidik yang hebat di dalam kelas. 

Sebaliknya ketika kita menemukan sebuah pernyataan seperti ini “Siapkan diri Anda dan siapkan guru-guru terbaik di sekolah Anda untuk bergabung”.

Demikian artikel yang BPR Payung Negeri Bestari yang dapat sampaikan, semoga bermanfaat.